Selasa, 14 April 2015

FSH



Master of Gland adalah sebutan untuk kelenjar hipofisis. Disebut demikian, karena mampu menghasilkan hormon – hormon yang merangsang kelenjar hormon lainnya. Hipofisis terdiri dari tiga lobus, yaitu posterior (belakang), tengah, dan anterior (depan). Hipofisis anterior menghasilkan FSH (Follicle Stimulating Hormone). FSH berfungsi  untuk merangsang pembentukan folikel de Graaf.
                Folikel de Graaf adalah folikel pembungkus sel telur (ovum). Folikel de Graaf terbentuk dari sel - sel epitel pada ovarium. 


Epitel Germinal - Epitel Primer - Folikel


            
 Folikel de Graaf berfungsi melindungi sel telur. Sel telur yang tidak dibuahi akan meluruh (folikel de Graaf pecah ) dan inilah yang dinamakan dengan ovulasi. Sel telur yang akan meluruh akan keluar dari folikel de Graaf yang tentunya folikel tersebut menjadi kosong. Folikel yang tidak kosong  ini bakal menjadi sebuah kelenjar yang dinamakan dengan korpus luteum. Setelah terjadinya ovulasi, korpus luteum berdegenerasi sehingga hormon progesteron dan estrogen menurun bahkan hilang. Oleh karena itu, endometrium berdegenerasi. Darah, mucus, dan sel-sel epitel dikeluarkan sebagai haid dari rongga uterus ke vagina. Siklus terjadinya menstruasi ±28 hari. Normalnya, menstruasi terjadi selama 3-7 hari.
                Korpus luteum berfungsi untuk menghasilkan hormon estrogen dan hormon progesteron. Hormon progesteron berfungsi untuk memengaruhi siklus menstruasi, merangsang penebalan dinding uterus, dan memelihara kehamilan.
                Sel ovum yang tidak dibuahi mengakibatkan hormon progesteron menurun. Karena dalam hal ini, kadar korpus luteum rendah.  Sehingga merangsang kelenjar hipofisis untuk menghasilkan FSH membentuk folikel baru.
                Sel ovum yang dibuahi mengakibatkan hormon progesteron meningkat, karena kadar korpus luteum tinggi. Sehingga FSH tidak dihasilkan (karena tidak perlu pembentukan folikel).

Lalu bagaimana dengan hormon estrogen?
                Hormon estrogen diproduksi oleh folikel de Graaf yang fungsinya ialah Fmerangsang kelenjar  hipofisis mensekresikan LH (Luteinizing Hormone). LH berfungsi untuk mendorong terjadinya ovulasi (pelepasan telur).